Kata bang Choky Sitohang, kawan bagaikan tombol lift, dapat membawa kita naik atau turun. Tapi kata gue, bukan tombol yang bawa kita naik atau turun, tapi jari kita sendiri.
Kan, tombolnya cuma alat, yang mencet adalah kita sendiri.
Jadi menurut gue, kurang tepat kalau dibilang tombol lift membawa kita naik atau turun.
Kalau kawan itu seperti tombol lift, kita bisa memutuskan untuk pencet atau gak pencet.
Kita bisa milih dengan siapa kita berkawan. Mungkin itu maksudnya.
Karena pergaulan buruk merusak kebiasaan baik, pergaulan baik merusak kebiasaan buruk. :)